Kemudian Atas permintaan Putri Junjung Buih, di buat lah candi Putri Junjung Buih dari kayu Batung Batulis (tingkat tujuh). Permintaan itu segera di laksanakan oleh lembu Mangkurat, setelah selesai Putri Junjung Buih pun bersemayam dalam mahligai candi tersebut beserta para pengikut pengikutnya. Yg terdiri dari Perawan Sunti, Anak Patih dan para penggawa yg ada, sebagai pengasuh Putri dengan bahasa Inang Pengasuh.
Selamat Ratu Putri Junjung Buih bersemayam, lembu Mangkurat selalu menjaga nya, beserta hulubalang dan pengawalnya untuk keselamatan Raja/ Ratue Putri Junjung Buih. Karena Putri Junjung Buih sudah ada dan di daulat menjadi Ratu, maka Lembu Mangkurat menjadi Menteri atau Mangku bumi yg pertama dan utama yg bertanggungjawab dalam menyusun tata Krama negri, dengan di bantu beberapa orang Patih dan penggapit penggapitnya.
Nah... sejenak, kita tinggal kan dulu kisah lembu Mangkurat dan Ratu Putri Junjung Buih. Seperti yg sudah di ketahui bahwa Lembu Mangkurat mempunyai seorang saudara yg bernama Lembu Djayawinagiri . ( Empu Djatmika). Seperti halnya lembu Mangkurat mendapatkan mimpi dari ayahndanya dlm menjemput Putri Junjung Buih. Maka Empu Djayawinagiri pun mendapatkan mimpi juga dari ayahndanya. Namun berbeda dlm menjalankan nya. Dalam mimpinya itu, Ayahnda empu Djayawinagiri berkata : " Agar ia bertapa di sebuah gunung bersama istrinya."
Setelah bermimpi tersebut, Lembu Djayawinagiri menjalankan apa yg telah di perintahkan Ayahndanya kepadanya. Setelah beberapa saat mereka bertapa, tanpa di sangka sangka ,Lembu Djayawinagiri di jatuhi 2 kelopak bunga yg sangat baik' serta sangat harum sekali baunya, yg mana jatuhnya tepat di atas pangkuan Lembu Djayawinagiri. Kemudian bunga tersebut di berikan kepada ibu ku istrinya. Karena bunga yg di berikan itu indah dan harum, dengan serta Merta istri nya mencium bunga tersebut. Akibat mencium bunga tersebut istri Lembu Djayawinagiri menjadi hamil, dan seiring dengan waktu,lama kelamaan Istri lembu Djayawinagiri pun melahirkan 2 orang anak kembar.....
Bersambung....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar