Sabtu, 01 November 2025

Part. X "Antara Aku, Putri Junjung Buih dan Kesultanan Banjar

  Kita tinggalkan dulu Lembu Mangkurat yg sedang bermusyawarah tersebut.

Sementara itu, Lembu Djayawinagiri ( Empu Djatmika)  sedang asik bercengkrama dengan kedua putranya yang sudah beranjak dewasa, menjadi pemuda yang tampan dan gagah perkasa serta sangat di sayangi, dan di puja oleh kedua orang tuanya.  Kasih sayang slalu melekat di hati kedua orang tuanya. Akan tetapi sebesar apapun kasih sayang kepada anaknya, mereka mempunyai harapan dan cita-cita sendiri yang tidak dapat di ingkari.  Maka apapun kehendak kedua putra - putranya selalu diberikan turuti, karena mereka anak adalah buah hati ibu dan ayah yang sejati serta sehidup semati.

  Pasa suatu waktu, pada bulan yang baik, hari yang cerah, bulan menyambut dengan gembira dengan keindahannya dengan sinarnya yang terang benderang yg menyelimuti alam semesta.  Seperti ada panggilan dari kejauhan, turunlah kedua putra Empu Djayawinagiri, yaitu SUKMARAGA DAN FATMARAGA dari rumah mereka unk menikmati alam yang seakan menyambut kehadiran mereka.   Karena asyiknya menikmati alam dan panjangnya perjalanan , kedua putra tersebut  sampai ke tempat Mahligainya Putri Junjung Buih. Riuh burung saling bersahutan, desir angin merambat masuk ke dalam rongga rongga SUKMARAGA DAN FATMARAGA. Suara gurauan , dan canda kecil terdengar, hingga menggoda pandangan mereka unk melihat aaal suara tersebut.  Saat mereka menatap ke mahligai, mereka melihat wanita wanita cantik yang sedang bercengkrama, yang sepertinya mereka sedang mengelilingi seseorang yang mereka puja dan puji. Seiring pandangan SUKMARAGA DAN FATMARAGA ke mahligai, ternyata para Srikandi pun melihat ke arah mereka, dan para Srikandi itu terkesima dan takjub melihat akan kegagahan dan ketampanan mereka , Namun SUKMARAGA DAN FATMARAGA tidak memperdulikan pandangan para Srikandi tersebut. Karena tujuan mereka adalah sekedar berjalan jalan saja menikmati pemandangan alam yang indah, unk menghibur diri sendiri, dan unk menyenangkan hati mereka, tanpa ada tujuan yang lainnya..

Namun tidak begitu bagi para Srikandi itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar